LOMBOK TENGAH — Regu 2 Pos Kuta menerima laporan dari petugas keamanan kawasan pariwisata superprioritas Mandalika pada pukul 14.45 Wita. Berselang lima menit, tujuh personel bersama armada pemadam tiba di titik kebakaran pada pukul 14.50 Wita.
Kepala Dinas Damkartan Loteng Supardan membenarkan peristiwa kebakaran lahan perbukitan di sekitar Mandalika. "Benar terjadi kebakaran di lahan perbukitan sekitar Mandalika," ucap Supardan kepada Lombok Post, Senin (26/10).
Truk Pemadam Tak Bisa Menanjak, Petugas Merayap Manual
Kontur lahan perbukitan yang terjal menjadi hambatan utama di lokasi. Truk pemadam tidak dapat menanjak mencapai titik api.
Dengan peralatan seadanya, petugas terpaksa merayap dan menyusuri undakan bukit secara manual untuk memadamkan kobaran api. Medan yang sulit dijangkau kendaraan memperlambat proses pemadaman.
Meski begitu, tim berhasil mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya pada pukul 16.20 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Cuaca Ekstrem dan Terik Jadi Pemicu
Kebakaran lahan perbukitan kembali melanda kawasan Mandalika di tengah cuaca ekstrem dan terik matahari. Supardan menyebut faktor cuaca sebagai penyebab kebakaran.
"Terbakar karena faktor cuaca," kata Supardan singkat.
Kawasan perbukitan Mandalika tercatat berulang kali mengalami kebakaran lahan, terutama saat musim kemarau dengan suhu udara tinggi. Kondisi vegetasi kering mempercepat api merambat di area yang sulit diakses kendaraan pemadam.