Pencarian

Sekda Kota Bima Buka Rapat Persiapan Launching Kelurahan Siaga TBC 2026, Targetkan Eliminasi TBC Lewat Sinergi Lintas Sektor

Kamis, 21 Mei 2026 • 15:35:42 WIB
Sekda Kota Bima Buka Rapat Persiapan Launching Kelurahan Siaga TBC 2026, Targetkan Eliminasi TBC Lewat Sinergi Lintas Sektor
Sekda Kota Bima resmi membuka rapat persiapan launching Kelurahan Siaga TBC 2026 di Aula Kantor Bappeda.

KOTA BIMA — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E, membuka secara resmi Monitoring dan Evaluasi ATM RSSH (AIDS, Tuberculosis, Malaria Resilient and Sustainable Systems for Health) Provinsi NTB yang dirangkaikan dengan Rapat Persiapan Launching Kelurahan Siaga TBC Tingkat Kota Bima Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kota Bima, Kamis (21/5/2026).

Dalam arahannya, Sekda menekankan bahwa pembentukan Kelurahan Siaga TBC merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan pengobatan tepat. Ia juga mengingatkan bahwa target eliminasi TBC di masa mendatang hanya bisa tercapai jika ada kolaborasi yang kuat antar perangkat daerah.

Mengapa Kelurahan Siaga TBC Jadi Prioritas?

Menurut Sekda, penyakit TBC masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Kota Bima. Dengan adanya Kelurahan Siaga TBC, setiap kelurahan diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi dan melakukan pendampingan terhadap warga yang terindikasi TBC.

"Penanganan TBC tidak bisa dilakukan secara parsial. Ini membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintah, tenaga kesehatan, stakeholder, hingga masyarakat di tingkat kelurahan," tegas Muhammad Fakhrunraji dalam sambutannya.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Program Ini?

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Asisten Administrasi Umum Setda Kota Bima, Koordinator dan tim monitoring dan evaluasi ATM RSSH Provinsi NTB, hingga Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Hadir pula Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Nakertrans, Kabag Pemerintahan, Direktur RSUD Kota Bima, serta Camat dan Lurah se-Kota Bima.

Menariknya, PT Pelindo Cabang Bima juga turut hadir sebagai mitra pendukung program sosial dan kesehatan masyarakat. Keterlibatan pihak swasta ini menunjukkan bahwa upaya penanggulangan TBC tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga sektor swasta.

Apa Itu Program ATM RSSH?

Program ATM RSSH merupakan singkatan dari AIDS, Tuberculosis, Malaria Resilient and Sustainable Systems for Health, atau Sistem Kesehatan Tangguh dan Berkelanjutan untuk Penanggulangan AIDS, TBC dan Malaria. Melalui program ini, Pemerintah Kota Bima bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih responsif, inklusif, dan berkelanjutan.

Sekda berharap, dengan adanya monitoring dan evaluasi rutin serta persiapan matang untuk launching Kelurahan Siaga TBC, kualitas hidup masyarakat Kota Bima bisa meningkat secara signifikan. "Sinergi lintas sektor adalah kunci. Kami ingin setiap kelurahan menjadi benteng pertahanan pertama melawan TBC," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: prokopim.bimakota.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks