Pencarian

Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Bupati: Ini Sumber Ekonomi Kerakyatan

Sabtu, 11 Juli 2026 • 17:32:41 WIB
Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Bupati: Ini Sumber Ekonomi Kerakyatan
Presiden Prabowo meresmikan Bendungan Meninting yang mendukung irigasi dan energi di Lombok Barat.

GIRI MENANG — Presiden Prabowo Subianto mengisi kunjungan perdananya ke Nusa Tenggara Barat dengan meresmikan Bendungan Meninting, Jumat (10/7/2026). Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) optimistis infrastruktur itu berdampak langsung pada kesejahteraan petani dan pelaku UMKM di daerahnya.

Kapasitas Bendungan Meninting dan Manfaat Multisektor

Bendungan Meninting memiliki kapasitas tampung 9,91 juta meter kubik dengan luas genangan 46 hektare. Infrastruktur ini mengairi 1.559 hektare lahan pertanian, menyediakan air baku, dan mendukung pembangkit listrik berkapasitas 10 megawatt (MW) dari PLTA dan PLTS terapung.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan agar bendungan memberikan dampak multisektor yang luas. Tidak hanya untuk irigasi, tetapi juga suplai air bersih bagi warga dan sumber pasokan listrik.

Arahan Presiden: Jaga Bendungan agar Lestari

Bupati LAZ mengungkapkan Presiden Prabowo telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk memaksimalkan fungsi bendungan. "Mudah-mudahan berjalan dengan baik, tugas kita masyarakat Lobar untuk menjaganya agar tetap lestari sesuai dengan peruntukannya," kata LAZ di sela-sela peresmian.

LAZ juga menyampaikan apresiasi atas nama Pemkab dan masyarakat Lobar kepada presiden. "Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Lobar menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Presiden. Mudah-mudahan beliau selalu dalam lindungan Yang Maha Kuasa," ujarnya.

Bendungan Meninting dan Empat Bendungan Lain yang Diresmikan

Bendungan Meninting merupakan satu dari lima bendungan yang diresmikan Presiden Prabowo secara bersamaan. Kelima bendungan itu dirancang memberikan dampak multisektor, mulai dari penyediaan air baku sebesar 3,6 juta meter kubik, mereduksi potensi banjir di area 932 hektare, hingga menghasilkan energi bersih melalui PLTA berkapasitas 9,635 MW dan PLTS terapung 345,94 MW.

Infrastruktur ini juga melayani irigasi seluas 39.540 hektare dengan total panjang jaringan irigasi mencapai 279,98 kilometer. Kehadiran bendungan ini diharapkan menjadi motor penggerak produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Lombok Barat.

Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks