Pencarian

Tim Akuatik Kota Mataram Cetak 8 Rekor Baru di Porprov NTB 2026, Laras Ajeng Nareswari Bintang Utama

Minggu, 19 Juli 2026 • 13:02:01 WIB
Tim Akuatik Kota Mataram Cetak 8 Rekor Baru di Porprov NTB 2026, Laras Ajeng Nareswari Bintang Utama
Laras Ajeng Nareswari memecahkan dua rekor Porprov NTB pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu dan 50 meter gaya bebas putri.

MATARAM — Dominasi tim akuatik Kota Mataram di Porprov XII NTB 2026 tidak hanya diukur dari jumlah medali. Dalam dua hari perlombaan, kontingen ini memecahkan delapan rekor provinsi sekaligus, menandai pergeseran peta persaingan renang di Nusa Tenggara Barat.

Kota Mataram keluar sebagai juara umum cabang akuatik dengan raihan 13 medali emas, 13 perak, dan 10 perunggu. Namun catatan yang lebih mencengangkan adalah delapan rekor yang jatuh di tangan atlet-atlet muda binaan mereka.

Laras Ajeng Nareswari: Dua Rekor Sekaligus

Atlet muda Laras Ajeng Nareswari menjadi bintang utama. Pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri, ia mencatat waktu 1 menit 11,09 detik — melampaui rekor Annisa Nurjanah Djaelani yang bertahan sejak Porprov 2023.

Laras tidak berhenti di situ. Ia kembali memecahkan rekor nomor 50 meter gaya bebas putri dengan catatan 28,32 detik, menggeser rekor milik Putri Angkie yang sudah berdiri sejak 2018. Dua rekor dalam satu ajang menunjukkan konsistensi performa atlet asal Mataram ini.

Rayya Nesya Aura Hapus Rekor 8 Tahun

Dominasi Kota Mataram berlanjut melalui Rayya Nesya Aura. Perenang putri ini mencetak rekor baru di nomor 50 meter gaya dada putri dengan waktu 35,41 detik. Ia juga memperbarui rekor nomor 100 meter gaya dada putri dengan catatan 1 menit 18,11 detik.

Menariknya, kedua rekor tersebut sebelumnya juga dipegang Putri Angkie sejak 2018. Artinya, dalam satu edisi Porprov, nama Putri Angkie tercatat digeser di tiga nomor sekaligus oleh dua atlet berbeda.

Rekor Estafet dan Sektor Putra

Nengah Nandini Nariswari mempertajam rekornya sendiri pada nomor 100 meter gaya punggung putri. Di sektor putra, Komang Arya Budiwijaya memecahkan rekor nomor 50 meter gaya kupu-kupu dengan waktu 27,05 detik. Sementara Aisyah Putri Oktafiani memperbarui rekor nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri.

Kota Mataram juga memecahkan dua rekor estafet, yakni nomor 4×50 meter gaya ganti putra dan putri. Rentetan prestasi ini menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki kontingen ibu kota provinsi tersebut.

Disiplin Latihan Sejak Subuh Jadi Kunci

Pelatih Akuatik Kota Mataram, Triyono Masyhury Oe, menilai hasil ini sudah sesuai target yang disiapkan sejak awal. “Performa anak-anak sudah sangat bagus. Hampir semua nomor menghasilkan medali emas,” ujarnya, Sabtu, 18 Juli 2026.

Manajer Akuatik Kota Mataram, Mulyanto, menambahkan bahwa pencapaian ini lahir dari disiplin latihan yang panjang. Para atlet rutin berlatih sejak pukul 05.00 pagi setiap hari. Menurutnya, dukungan orang tua dan KONI Kota Mataram menjadi faktor penting di balik peningkatan prestasi para atlet.

Mulyanto secara khusus menyoroti Laras Ajeng Nareswari dan Rayya Nesya Aura. “Potensi mereka sangat besar untuk berkembang hingga level nasional bahkan internasional,” katanya.

Sinyal Persaingan Renang NTB Masuk Fase Baru

Banyaknya rekor yang pecah pada Porprov XII menunjukkan persaingan akuatik NTB mulai memasuki fase baru. Fokus pembinaan kini tidak lagi sekadar mengejar medali, tetapi juga meningkatkan kualitas catatan waktu atlet agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Kota Mataram, dengan pembinaan usia mudanya, menjadi tolok ukur baru bagi daerah lain di NTB.

Bagikan
Sumber: ntbsatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks