LOMBOK TIMUR — Sebanyak 61 Penjabat (Pj.) Kepala Desa se-Kabupaten Lombok Timur resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya di Pendopo Bupati Lombok Timur, Selasa (18/8/2025). Pelantikan ini menjadi momen krusial karena para pejabat sementara tersebut akan memimpin desa di tengah tahapan menuju pesta demokrasi tingkat desa.
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Seluruh Pj. Kepala Desa yang dilantik telah melalui proses verifikasi ketat oleh pemerintah daerah sebelum akhirnya diusulkan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Netralitas Kunci Sukses Pj Kepala Desa Jelang Pilkades
Instruksi paling tegas yang disampaikan Haerul berkaitan dengan netralitas. Dengan Pilkades serentak yang hanya berjarak sekitar enam bulan lagi, para Pj. Kepala Desa dilarang keras berpihak atau mengarahkan dukungan kepada calon tertentu.
"Indikator keberhasilan seorang Pj. Kepala Desa terletak pada kemampuannya memberikan rasa aman, ketenteraman, serta kedamaian di tengah masyarakat," kata Haerul dalam arahannya di hadapan para pejabat desa dan jajaran Forkopimda.
Ia menekankan bahwa meski masa jabatan mereka bersifat sementara hingga terpilihnya kepala desa definitif, profesionalisme dan integritas tetap menjadi harga mati. Tugas utama Pj. Kepala Desa bukanlah memenangkan salah satu calon, melainkan memastikan pesta demokrasi berjalan kondusif.
Data Perlinsos Harus Valid, Turun Langsung ke Lapangan
Selain persoalan Pilkades, Haerul menginstruksikan para Pj. Kepala Desa untuk segera memverifikasi data Perlindungan Sosial (Perlinsos). Data yang akurat menjadi fondasi penyaluran bantuan pemerintah agar tepat sasaran.
Ia meminta para pejabat desa tidak hanya bekerja di balik meja. Turun langsung ke lapangan untuk memastikan warga miskin dan rentan tercatat secara akurat adalah keharusan, sehingga tidak ada satu pun warga yang luput dari program bantuan.
Dalam menjalankan roda pemerintahan, Haerul juga mengingatkan agar para Pj. Kepala Desa menerapkan pola hidup sederhana dan memperkuat silaturahmi dengan masyarakat. Ia secara khusus melarang mereka menyampaikan janji-janji yang tidak realistis kepada warga.
Pj Kepala Desa Diminta Segera Kembali ke Desa Masing-masing
Usai pelantikan, Haerul meminta seluruh Pj. Kepala Desa untuk tidak berlama-lama di kota. Mereka diminta segera kembali ke wilayah masing-masing untuk duduk bersama masyarakat dan memetakan persoalan yang ada.
Menurutnya, struktur pemerintahan hingga tingkat dusun dan desa merupakan garda terdepan tempat masyarakat pertama kali menyampaikan keluhan. Koordinasi menjadi kata kunci untuk menyelesaikan persoalan yang tidak bisa dituntaskan secara individual.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Pemerintah daerah memastikan pemenuhan hak pesangon bagi kepala desa purna tugas akan dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Timur, jajaran Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah, para camat, serta kepala desa yang telah purna tugas.