Pencarian

Kebakaran Hanguskan Lebih dari 100 Rumah di Desa Adat Sade Lombok Tengah, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Minggu, 23 Agustus 2026 • 01:44:31 WIB
Kebakaran Hanguskan Lebih dari 100 Rumah di Desa Adat Sade Lombok Tengah, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Api memadamkan sisa kebakaran yang menghanguskan lebih dari 100 rumah di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Sabtu (22/8) malam.

MATARAM — Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Sabtu (22/8) malam. Api yang pertama kali terlihat muncul sekitar pukul 20.00 Wita itu dengan cepat membesar dan meluluhlantakkan kawasan desa wisata yang dikenal dengan rumah adatnya tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tidak ada satu pun bangunan rumah yang tersisa di lokasi terdampak. "Kalau jumlahnya ada ratusan sih rumahnya ini. Yang jelas lebih dari 100 rumah yang terbakar," ujar Kepala Bidang Kelembagaan dan Organisasi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Mawardi.

Kesaksian Warga: Api Membesar dalam Hitungan Menit

Amaq Jeri alias Anton, salah seorang warga yang menjadi saksi mata, menuturkan api pertama kali terlihat berukuran kecil di salah satu titik permukiman. Namun, dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke seluruh penjuru desa.

"Pertama itu kecil apinya, lama-lama jadi besar," kata Anton kepada petugas di lokasi kejadian.

Keseluruhan aset milik warga yang berada di dalam rumah, mulai dari perabot, dokumen, hingga barang berharga lainnya, dilaporkan hangus terbakar. "Tidak ada korban jiwa, tapi harga barang miliaran habis terbakar," ujarnya.

Puluhan Unit Damkar Dikerahkan dari Lintas Daerah

Proses pemadaman api berlangsung sulit karena angin kencang turut mempercepat laju kebakaran. Tim pemadam kebakaran (damkar) dari berbagai daerah dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

Kabupaten Lombok Tengah menerjunkan lima unit mobil pemadam ke lokasi. Bantuan pun datang dari armada damkar Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram, hingga Pemerintah Provinsi NTB untuk mempercepat proses pendinginan area terdampak.

"Unit mobil pemadam kebakaran dari Lombok Tengah ada lima, kemudian ada dari Lombok Barat juga diperbantukan, sama Kota Mataram juga ada diperbantukan," jelas Mawardi.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih berjibaku melakukan pembasahan di titik-titik api yang tersisa. Otoritas terkait bersama pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti munculnya titik api awal di kawasan permukiman tersebut.

"Untuk penyebab dan segala macamnya kami belum tahu informasinya. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," pungkas Mawardi.

Follow kliklombok.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ntbsatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks