Pencarian

89 Rumah Adat Sade dan 30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Lombok Tengah, Penyebab Masih Diselidiki Polisi

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:18:31 WIB
89 Rumah Adat Sade dan 30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Lombok Tengah, Penyebab Masih Diselidiki Polisi
Sebanyak 89 rumah adat dan 30 rumah warga hangus terbakar di kawasan Rumah Adat Sade, Lombok Tengah, Sabtu (22/8/2026) malam.

PRAYA — Kawasan wisata budaya Rumah Adat Sade di Lombok Tengah porak-poranda dilalap si jago merah pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 20.30 WITA. Berdasarkan pendataan sementara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Lombok Tengah, sebanyak 89 rumah adat dan 30 rumah penduduk hangus terbakar.

Kepala Damkartan Lombok Tengah Supardan Kenah mengonfirmasi angka tersebut masih dapat berubah seiring proses pendataan yang terus dilakukan di lapangan.

“Jumlah rumah adat 89 rumah, rumah penduduk lainnya kisaran 30,” kata Supardan.

Penyebab Kebakaran Diserahkan ke Polisi

Hingga saat ini, penyebab pasti api pertama kali muncul belum dapat dipastikan. Supardan menegaskan, proses investigasi penyebab kebakaran sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Penyebab belum bisa dipastikan. Mohon masalah penyebab pelungguh (serahkan) ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Selain bangunan, kebakaran ini juga menghanguskan harta benda milik warga. Nilai kerugian material masih dalam proses perhitungan oleh petugas gabungan.

Pasukan Gabungan Dikerahkan Padamkan Api

Proses pemadaman melibatkan armada dari berbagai daerah. Damkarmat Provinsi NTB, Damkartan Lombok Tengah, Pemadam Kebakaran Kota Mataram, dan Pemadam Kabupaten Lombok Timur diterjunkan ke lokasi. BPBD Lombok Tengah turut menyuplai air untuk mendukung proses pemadaman.

Personel TNI dan Polri, termasuk Bhabinkamtibmas serta aparat desa, juga dilibatkan dalam penanganan darurat ini. Kodim 1620/Lombok Tengah bahkan menerjunkan satu Satuan Setingkat Peleton (SST) untuk membantu pemadaman dan pembersihan lokasi.

Dandim 1620/Loteng Letkol Arh Mohamad Arifin menyatakan, puluhan personelnya membantu warga sejak malam hari hingga proses pembersihan puing dan evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

“Kehadiran personel Kodim 1620/Loteng di tengah warga ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan kejadian kebakaran hingga sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah pascakebakaran,” ujarnya.

Warga Terdampak Butuh Tenda Pengungsian

BPBD Kabupaten Lombok Tengah telah mendirikan tenda pengungsian di sekitar lokasi. Berdasarkan laporan BPBD Provinsi NTB, kebutuhan mendesak yang paling diperlukan warga saat ini adalah tenda pengungsi.

Meski api telah berhasil dipadamkan, penanganan pascakebakaran masih terus berlanjut. Fokus utama petugas saat ini adalah pendataan dampak, pembersihan lokasi, serta penanganan warga yang rumahnya hangus terbakar.

Kawasan Rumah Adat Sade dikenal sebagai salah satu permukiman tradisional Suku Sasak yang menjadi ikon pariwisata budaya Lombok Tengah. Kebakaran yang menghanguskan sebagian besar kawasan ini menjadi perhatian luas berbagai pihak, mengingat nilai sejarah dan budayanya yang tinggi.

Follow kliklombok.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarlombok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks