MATARAM — Sembilan dari sepuluh kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) ditetapkan BMKG dalam status awas kekeringan meteorologis. Kondisi ini dipicu periode Hari Tanpa Hujan (HTH) yang terus memanjang, dengan catatan terparah terjadi di Kabupaten Bima yang sudah 105 hari tanpa hujan.
Prakirawan Stasiun Klimatologi NTB, Suci Agustiarini, mengatakan hanya Kota Mataram yang masih berada di level siaga. Sembilan daerah lainnya—Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima—telah masuk kategori awas.
38 Kecamatan Terdampak, Bima Alami Kekeringan Ekstrem
Status awas kekeringan meteorologis itu mencakup 38 kecamatan yang tersebar di seluruh NTB. BMKG mencatat rentang HTH di sejumlah wilayah telah mencapai 31-60 hari, sementara beberapa daerah lain sudah melampaui 60 hari dan masuk kategori kekeringan ekstrem.
Periode tanpa hujan terpanjang tercatat di Pos Hujan Bolo, Kabupaten Bima. Dengan HTH mencapai 105 hari, wilayah Bima masuk dalam kategori kekeringan ekstrem.
El Nino Sangat Kuat Diprediksi Bertahan Hingga Awal 2027
Kondisi kering di NTB diperparah fenomena iklim global. BMKG mencatat indeks Nino3.4 mencapai +2,99 derajat Celsius, yang menempatkan El Nino pada kategori sangat kuat. Lembaga itu memprediksi kondisi tersebut masih bertahan hingga awal 2027.
Selain El Nino, Indeks Indian Ocean Dipole (IOD) juga berada pada kategori positif dengan nilai +0,394. Kombinasi kedua fenomena ini memperkuat tekanan terhadap musim kemarau di wilayah timur Indonesia, termasuk NTB.
Potensi Hujan di Awal September Masih di Bawah 10 Persen
"Pada dasarian I September 2026 atau dari tanggal 1 sampai 10 September, potensi hujan di seluruh wilayah NTB sangat kecil dengan peluang kurang 10 persen," ujar Suci di Mataram, Senin (31/8/2026).
Artinya, masyarakat NTB masih harus bersiap menghadapi kondisi kering yang berlanjut setidaknya hingga pekan pertama September. BMKG mengimbau warga dan pemerintah daerah mengantisipasi dampak kekeringan, terutama di sektor pertanian dan pemenuhan air bersih.