NUSA TENGGARA BARAT — Aston Martin resmi meluncurkan Valhalla Spider, varian atap terbuka dari supercar hibrida bermesin tengah yang diklaim sebagai model tanpa atap tercepat dari pabrikan asal Gaydon tersebut. Supercar ini memadukan performa dari sistem plug-in hybrid dengan pengalaman berkendara terbuka, hasil kolaborasi dengan divisi konsultasi tim Formula 1 Aston Martin Performance Technologies. Debut globalnya dijadwalkan pada ajang Concours di Wynn Las Vegas.
Atap Kain Lepas dan Opsi Serat Karbon
Pabrikan merancang sistem atap khusus agar garis desain varian Coupe tetap terjaga. Konsumen mendapat atap kain hitam yang bisa dilepas dan disimpan rapi saat cuaca berubah mendadak.
Dengan atap kain terpasang, supercar ini mampu melaju hingga 200 km/jam. Tersedia pula atap keras serat karbon opsional yang membuka jalan bagi kecepatan penuh. Memakai atap serat karbon, kecepatan maksimalnya menembus 350 km/jam.
Angka puncak itu juga bisa dicapai ketika atap dilepas sepenuhnya. Untuk menjaga kenyamanan kabin saat melaju kencang tanpa atap, Aston Martin memasang deflector angin yang mengarahkan aliran udara melewati kabin sekaligus mengalirkan udara sejuk ke snorkel.
Snorkel Lebih Tinggi 35 mm dan Aerodinamika Aktif
Snorkel udara pada varian Spider didesain ulang dengan ukuran 35 mm lebih tinggi. Saat atap dipasang, deflektor angin dapat dilipat tiga bagian dan disimpan di kompartemen samping berkapasitas 15 liter.
Sistem aerodinamika aktif dan ESP dikalibrasi ulang untuk merespons perubahan aliran udara. Penyesuaian ini menjaga stabilitas serta keseimbangan kendaraan di berbagai kondisi. Ketika atap terpasang sempurna, mobil sanggup menghasilkan downforce maksimum melebihi 600 kg.
Kabin dilengkapi kursi Touring serat karbon baru yang lebih mudah diakses. Konsumen tetap bisa memilih kursi balap standar Valhalla Coupe tanpa biaya tambahan.
Mesin V8 Twin-Turbo 828 PS Plus Tiga Motor Listrik
Jantung pacunya mengusung mesin 4.0 liter V8 twin-turbo berdaya 828 PS yang dipadu tiga motor listrik. Kombinasi sistem plug-in hybrid ini memuntahkan tenaga total 1.079 PS dan torsi 1.100 Nm.
Dua motor listrik ditempatkan di poros depan dengan fitur Electric Torque Vectoring. Motor listrik ketiga terintegrasi pada transmisi DCT 8-percepatan untuk membantu menggerakkan roda belakang. Pengaturan tenaga tiap roda dikontrol sistem Integrated Vehicle Dynamics Control atau IVC yang memantau suspensi, rem, dan kemudi.
Sasis Monokok Serat Karbon Teknologi Balap F1
Sasis utama memakai struktur monokok serat karbon ringan yang dibuat dengan teknologi balap F1. Proses manufaktur ini menghasilkan kabin yang kaku, kuat, aman, dan ergonomis.
CEO Aston Martin Adrian Hallmark menegaskan bahwa Valhalla Spider siap memenuhi segala ekspektasi. "Valhalla Spider siap memenuhi segala ekspektasi," ujarnya dalam pernyataan resmi peluncuran.
Supercar ini dijadwalkan melakukan debut globalnya pada ajang Concours di Wynn Las Vegas. Aston Martin belum mengumumkan harga maupun jadwal pengiriman untuk pasar Indonesia.