NUSA TENGGARA BARAT — Pelepasan minyak ini mencakup pengiriman kepada beberapa perusahaan, termasuk Trafigura Group yang menerima hampir 13 juta barel, serta Marathon Petroleum Corp dan Exxon Mobil Corp. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah AS untuk menjaga harga bensin agar tetap terjangkau bagi konsumen.
Mengapa Pelepasan Cadangan Minyak Ini Dilakukan?
Harga rata-rata nasional untuk bensin reguler di AS telah mencapai lebih dari US$4,50 per galon, angka tertinggi sejak Juli 2022. Lonjakan harga ini terjadi setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran pada Februari 2026. Dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, pemerintah AS merasa perlu untuk mengambil tindakan cepat untuk meredam dampak perang ini terhadap konsumen.
Detail Cadangan yang Dilepas
- Jumlah total: 53,3 juta barel
- Perusahaan penerima: Trafigura Group, Marathon Petroleum Corp, Exxon Mobil Corp
- Volume terbesar: Hampir 13 juta barel untuk Trafigura
Dampak terhadap Pasar BBM
Dengan pelepasan cadangan minyak ini, diharapkan dapat menekan kenaikan harga bensin di SPBU dan memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen menjelang musim liburan yang padat. Namun, ketidakpastian di pasar minyak global tetap ada, mengingat situasi geopolitik yang terus berkembang.
Langkah Selanjutnya dari Pemerintah AS
Departemen Energi AS terus memantau situasi dan siap untuk melakukan tindakan lebih lanjut jika diperlukan. Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga bahan bakar dan memastikan ketersediaan pasokan di dalam negeri.