NUSA TENGGARA BARAT — Kabar kepergian Bojan Hodak mencuat hanya dua hari setelah Persib memastikan gelar juara Super League 2025/2026. Tim berjuluk Maung Bandung mengunci titel tersebut usai bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5).
Hattrick Juara yang Bersejarah
Hasil imbang tanpa gol itu sudah cukup membawa Persib finis di puncak klasemen dengan koleksi 79 poin. Jumlah poin Persib sama dengan Borneo FC Samarinda, namun Maung Bandung unggul dalam head-to-head musim ini.
Keberhasilan ini menjadi sejarah tersendiri. Bojan Hodak tercatat sebagai pelatih pertama yang mampu mempersembahkan tiga gelar liga secara berturut-turut bagi Persib. Sebelumnya, ia membawa tim juara pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Catatan tersebut mengukuhkan namanya sebagai salah satu pelatih asing paling sukses di Kota Bandung. Ribuan bobotoh pun sempat merayakan pencapaian ini di stadion dan berbagai sudut kota.
Rumor Kepergian yang Viral
Namun, euforia itu tak bertahan lama. Media sosial langsung ramai dengan spekulasi bahwa Bojan Hodak akan berpisah dengan Persib setelah kompetisi usai. Kabar ini sontak memicu reaksi sedih dan kecewa dari para suporter.
Banyak bobotoh berharap manajemen Persib bisa mempertahankan pelatih berusia 54 tahun tersebut. Kontribusinya dinilai sangat besar dalam membangkitkan performa tim dalam beberapa musim terakhir.
Belum Ada Klarifikasi Resmi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak klub. CNNIndonesia.com telah mencoba mengonfirmasi isu tersebut kepada manajer Persib, Umuh Muchtar, namun belum mendapatkan jawaban atau klarifikasi.
Absennya pernyataan resmi ini justru membuat spekulasi di kalangan bobotoh semakin liar. Publik kini menunggu langkah manajemen Maung Bandung untuk menenangkan situasi dan memastikan masa depan tim juara bertahan.