GERUNG — Dulu, petani di Dusun Orong Puncak dan Orong Utara, Desa Gegerung, bisa panen padi tiga kali setahun dengan hasil 5 hingga 6 ton per hektare. Kini, lahan mereka mati suri.
Air irigasi yang selama puluhan tahun menjadi sumber kehidupan pertanian di kawasan perbukitan itu lenyap sejak pembebasan lahan untuk proyek Bendungan Meninting pada 2018. Jaringan irigasi lama dibongkar dan tidak pernah diganti.
Petani Terpaksa Tanam Singkong di Lahan Kering
“Sejak mulai pembebasan lahan dan pembangunan sekitar 2019 akhir, irigasi tidak berfungsi lagi,” kata Kepala Desa Gegerung, Harun, Senin (13/7/2026).
Akibatnya, sekitar 13 hektare lahan pertanian di dua dusun itu tak bisa digarap secara optimal. Warga yang dulu menggantungkan hidup dari padi, pisang, dan aren, kini hanya bisa menanam palawija dan singkong. Hasilnya jauh dari kata maksimal karena air tidak ada.
Desa Gegerung memiliki tujuh dusun dengan jumlah penduduk lebih dari 5.000 jiwa. Sebagian besar warga di dusun perbatasan bendungan tinggal di daerah perbukitan dengan rumah yang terpencar. Sektor pertanian dan perkebunan dulunya menjadi tulang punggung ekonomi mereka.
Irigasi Baru Baru Dibangun Tahun Depan
Humas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) NT 1 Mataram, Yemi Yordani, mengakui persoalan ini. Pihaknya berjanji jaringan irigasi di sekitar kawasan bendungan akan mulai dibangun pada 2027.
“Untuk sementara bersabar saja dulu, rencananya irigasi akan dibangun tahun depan, sehingga lahan pertanian di Lombok Barat akan terkena (dialiri irigasi dari Bendungan Meninting),” ujar Yemi.
BBWS NT 1, kata Yemi, akan turun survei ke masing-masing lahan pertanian warga, termasuk ke daerah yang saat ini tidak mendapatkan pasokan air irigasi bendungan.
Ketahanan Pangan Desa Terancam
Harun berharap irigasi segera dibangun agar lahan produktif bisa kembali diolah. “Supaya warga bisa menghasilkan padi untuk ketahanan pangan desa setempat,” katanya.
Selama tujuh tahun terakhir, petani di Gegerung hanya bisa pasrah melihat lahannya mengering. Bendungan megah di depan mata, tapi air irigasi tak kunjung sampai ke sawah mereka.