TALIWANG — Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat diminta bergerak cepat memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai rencana. Instruksi ini menyusul dimulainya proses penilaian kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) untuk tahun 2026 yang kini tengah berjalan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Barat, Khairul, menegaskan bahwa evaluasi ini bukan sekadar formalitas administratif. Penilaian dilakukan untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan tugas dan program di masing-masing OPD telah berjalan dan memberi hasil nyata.
Target Program Jadi Patokan Utama Evaluasi
Khairul meminta setiap perangkat daerah tidak hanya fokus pada penyelesaian kegiatan, tetapi juga memastikan hasilnya sesuai dengan target yang telah ditentukan. “Proses penilaian kinerja OPD sudah mulai berjalan. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus mengoptimalkan program dan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya,” kata Khairul di Taliwang, Rabu (26/8).
Ia menekankan capaian kinerja setiap OPD harus menjadi perhatian seluruh jajaran. Evaluasi ini menjadi momentum untuk memastikan program yang dijalankan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Disiplin dan Koordinasi Jadi Kunci Kelancaran Tugas
Selain mengejar target, Sekda mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan koordinasi antarsatuan kerja. Menurutnya, dua hal tersebut merupakan fondasi utama dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Khairul juga mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja lebih optimal dan responsif. Perbaikan berkelanjutan dalam pelaksanaan tugas dinilai krusial agar target program pemerintah daerah dapat tercapai dan memberikan manfaat yang lebih baik bagi warga Sumbawa Barat.
“Personil ASN di semua OPD juga harus mendukung kerja-kerja dinasnya secara optimal. Kedepankan kebersamaan sebagai satu organ OPD, saya yakin teman-teman OPD dapat memenuhi targetnya itu,” imbuhnya.