SUMBAWA BARAT — Tim Undova Taliwang tampil dominan sepanjang final yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB bersama Institut Riset Nusantara. Lima mahasiswa lintas disiplin ilmu menjadi tulang punggung kemenangan, yakni Syafa Ade Katari, Amelia Zulfiah Putri, Triya Novrillianda, Aqila, dan Hadid Surya Sanjaya.
Pendampingan intensif diberikan dosen pembimbing Anita, M.Ed., selama rangkaian kompetisi berlangsung. Komposisi tim yang berasal dari beberapa program studi berbeda dinilai menjadi kekuatan tersendiri dalam menjawab soal-soal literasi.
Mengalahkan Universitas Mataram dan Universitas Hamzanwadi
Undova menempati peringkat pertama dengan 89 poin, disusul Universitas Mataram di posisi kedua dan Universitas Hamzanwadi di peringkat ketiga. Selisih skor akhir menjadi penanda tipisnya persaingan antarkampus peserta.
Kemenangan tersebut diraih pada momentum Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa, Rabu, 28 Oktober 2026. Bagi civitas akademika Undova, bertepatannya prestasi dengan momen kebangsaan itu menambah makna tersendiri.
Wakil Rektor: Prestasi Ini Bukti Kualitas SDM Mahasiswa
Wakil Rektor V Undova Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Pengabdian pada Masyarakat, Junaidi Efendi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, hasil ini membuktikan kualitas sumber daya manusia mahasiswa Undova mampu bersaing di tingkat provinsi.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini, semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengukir karya," ujar Junaidi Efendi, Kamis, 29 Oktober 2026.
Junaidi menegaskan pihak rektorat berkomitmen mendukung iklim kompetisi akademik di lingkungan kampus. Budaya membaca dan pemikiran kritis akan terus menjadi fokus pembinaan kemahasiswaan.
Dorong Perguruan Tinggi Lain Perkuat Budaya Literasi
Rektorat berharap torehan ini menginspirasi perguruan tinggi lain di NTB untuk memperkuat budaya literasi. Pembinaan yang berjalan di kampus dinilai menjadi jalan mencetak generasi muda yang kritis dan berwawasan luas.
Undova menyatakan siap melanjutkan tren positif ini pada berbagai ajang kompetisi akademik mendatang. Penguatan budaya baca di lingkungan kampus diyakini mampu mencetak lulusan yang siap berkontribusi bagi daerah.